Menjelang pensiun pikiran banyak di pengaruhi rasa berbagai kehawatiran, apa yang dapat saya berikan kepada anak dan istri dengan uang pensiun yang minim sebagai PNS, ini bukan berarti tidak berterima kasih kepada Pemerintah yang masih memberikan apresiasi sebagai PNS dengan uang pensiunnya. Juga apa yang dapat dikerjakan setelah tidak bekerja yang biasa rutin mengerjakan sesuatu pekerjaan mulai Senin sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Nanti setelah tidak bekerja lagi hari-hari akan dihabiskan dirumah terus: pagi, siang, sore, malem, terus berganti, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, Januari sampai Januari tahun berikutnya, dst, dst. Lanjutkan membaca
Berkebun Pepaya
Syarat Ideal Tumbuh Tanaman Pepaya

Tanaman pepaya termasuk jenis tanaman tropis basah, oleh karenanya dimana pun hampir di seluruh wilayah tanah air kita dapat ditanami tanaman pepaya, namun demikian untuk idealnya kita bisa mencari daerah-daerah yang sangat cocok untuk membudidayakan tanaman pepaya agar tanaman pepaya dapat menghasilkan buah yang maksimal dan berkualitas baik, yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat atau keuntungan bagi kita. Oleh karena itu sebelum memulai membudidayakan tanaman pepaya kiranya perlu memperhatikan hal-hal sbb: Lanjutkan membaca
Membuat Bibit Pepaya Sendiri
Perbanyakan pohon pepaya dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan cara sambung, cangkok, atau dengan biji. Namun dengan cara sambung dan cangkok jarang dilakukan orang karena dirasakan sangat sulit. Cara yang paling mudah untuk perbanyakan adalah dengan biji, ini menjadi alternatif untuk mengembangbiakan tanaman pepaya yang banyak dilakukan para petani pepaya saat ini. Lanjutkan membaca
Turun, Minat ke Fakultas Pertanian

Turun,
Minat ke Fakultas Pertanian
Judul diatas saya baca di SK Kompas terbitan hari Selasa, 10 Pebruari 2009, pada halaman Humaniora. Beberapa bulan yang lalu (28/08/2008) pun Kompas menurunkan tulisan yang sama yaitu: Lanjutkan membaca
Jadi Petani
Jadi petani?… Ah… masa saya harus jadi petani, bercita-cita itu misalnya jadi konglomerat, dipastikan hidup tidak akan susah dengan kekayaan yang melimpah, segala keinginan bisa terpenuhi. Jadi petani? … dipastikan akan bergumul di ladang dengan berlepotkan tanah, mencangkul, kepanasan dan kehujanan seta apakah bisa dengan bertani dapat menafkahi istri dan anak serta hidup layak dapat menyekolahkan anak sampai ke perguruan tinggi. Itulah segelintir keresahan saya menjelang pensiun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apa yang harus saya lakukan kelak pensiun nanti agar terus dapat menafkahi anak dan istri. Selengkapnya ……….
Takut Berwirausaha
Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.
Kalimat atau kata-kata diatas ini yang selalu ada dibenak saya. Pertanyaannya kenapa selalu diingat? Jawabannya sederhana, karena kalimat atau kata-kata tersebut belum lama saya dapatkan dan simpulkan dari perjalanan hidup saya yang saat ini telah menginjak usia 50 tahun dan ini perlu untuk diingat.
Dari mimpi dan keprihatinan sampai dengan bangkitnya semangat baru
Genap sudah blog saya berusia 1 tahun http://blog.agroprima.com, usia yang masih sangat muda. Apa bila disamakan dengan manusia yang berusia 1 tahun kira2 baru belajar jalan juga belajar bicara. Jangankan kalimatnya dapat dimengerti, bicaranya pun masih belum fasih. Pemahaman dan makna yang diucapkannya pun belum dapat difahami dengan jelas.
Selamat Datang di kebunku
Sebagai mantan PNS (Pegawai Negeri Sipil) mungkin sudah dapat dibayangkan oleh siapa saja terutama sesama PNS. Didalam kehidupan dunia sekarang ini yang serba… serba.. serba.. Saya harus dapat bertahan untuk mengemban amanah untuk kelangsungan anak dan istri yang masih membutuhkan bimbingan orang tua.
Hanya berbekal keberanian tapi bukan nekat, saya mencoba menjadi petani, yang dulunya pernah memegang stik golf kini harus dapat memegang pacul, untuk selengkapnya dapat diakses di http://blog.agroprima.com
Salam sukses
Amir Hamzah
